BELAJAR MYOB
(BAB 4)
Setup Modul Costumer,Supplier, dan Inventory
# Cara Memasukan Data Customer
1.
Klik menu Card
File
2.
Pilih Cards List
– Customer
3.
Lalu Klik New
4.
Di kolom
Profile, isi data-data costumer seperti contoh di bawah ini
5.
Setelah selesai,
Klik Kolom Selling Details dan sesuaikan data seperti di bawah ini
6.
Setelah selesai –
Klik OK
7.
Begitupun cara
mengisi data customer selanjutnya
8.
Sebelum di OK,
klik Selling Details terlebih dahulu dan sesuaikan data nya seperti langkah
yang di atas
9.
OK
# Cara Memasukan Data Supplier
1.
Klik menu Card
File
2.
Pilih Cards List
– Supplier
3.
Lalu Klik New
4.
Di kolom
Profile, isi data-data supplier seperti contoh di bawah ini
5.
Kemudian, klik
kolom Buying Details, dan sesuaikan datanya seperti di bawah ini
6.
Setelah selesai –
Klik OK
7.
Begitupun cara
mengisi data supplier selanjutnya
8.
Sebelum di OK,
klik Buying Details terlebih dahulu dan sesuaikan data nya seperti langkah yang
di atas
9.
OK
# Cara Memasukan Saldo Awal Piutang
1.
Pilih menu Setup
– Pilih Balances – Pilih Customer Balances (Untuk
memasukan saldo piutang)
2.
Di Customer
Detail, klik tanda panah ke bawah
3.
Kemudian pilih
perusahaannya – Klik Use Customer – Lalu Add Sale
4.
Isi datanya
sesuai dengan di bawah ini
5.
Terakhir Klik
Record
6.
Begitupun dengan
data customer perusahaan berikutnya. Hingga muncul tampilan seperti ini itu
tandanya data yang kita input sudah benar dan balance
7.
Hasil akhirnya
bisi di lihat bahwa Out of Balance
Amount akan bernilai Rp. 0.00,
apabila jumlah saldo yang diinput pada data masing-masing customer sama dengan
saldo pada neraca saldo pada akun Piutang Usaha
# Cara Memasukan Saldo Awal Hutang
1.
Pilih menu Setup
– Pilih Balances – Pilih Supplier Balances (Untuk
memasukan saldo hutang)
2.
Di Customer
Detail, klik tanda panah ke bawah
3.
Kemudian pilih
perusahaannya – Klik Use Supplier – Lalu Add Purchase
4.
Isi datanya
sesuai dengan di bawah ini
5.
Terakhir klik
Record
6.
Begitupun dengan
data supplier perusahaan berikutnya. Hingga muncul tampilan seperti ini itu
tandanya data yang kita input sudah benar dan balance
7.
Hasil akhirnya
bisi di lihat bahwa Out of Balance
Amount akan bernilai Rp. 0.00,
apabila jumlah saldo yang diinput pada data masing-masing supplier sama dengan
saldo pada neraca saldo pada akun Hutang Usaha
# Cara Memasukan Data Persediaan Barang
Di sini ada contoh data persediaan yang akan di
input ke program MYOB
Item
|
Nama Barang
|
Qty
|
Harga
Beli/Unit
|
Total
|
Harga
Jual/Unit
|
l-001
|
LCD TV 29
Samsung
|
20
|
2.600.000
|
52.000.000
|
2.800.000
|
l-002
|
LCD TV 21
Samsung
|
20
|
2.000.000
|
40.000.000
|
2.200.000
|
l-003
|
LCD TV 29 Sony
|
15
|
2.500.000
|
37.500.000
|
2.700.000
|
l-004
|
LCD TV 21 Sony
|
12
|
1.600.000
|
24.000.000
|
1.800.000
|
l-005
|
LCD TV 29
Samsung
|
10
|
2.800.000
|
28.000.000
|
3.000.000
|
l-006
|
LCD TV 21
Samsung
|
15
|
2.500.000
|
37.500.000
|
2.700.000
|
l-007
|
LED TV 29 Sony
|
20
|
2.600.000
|
52.000.000
|
2.800.000
|
l-008
|
LED TV 21 Sony
|
15
|
2.300.000
|
34.500.000
|
2.500.000
|
1.
Pilih modul
Inventory – Klik Item List
2.
Klik New
3.
Isikan data item
seperti di bawah ini
4.
Tab ke Buying
Details
5.
Isi datanya
seperti di bawah ini
6.
Lalu Selling
Details – Kemudian isi data seperti di bawah ini
7.
Terakhir Klik OK
8.
Begitupun dengan
item list selajutnya
# Set Item Price
1.
Masih di kolom
Inventory
2.
Pilih Set Item
Price – Last Cost
3.
Setelah di OK,
kembali lagi ke Inventory
4.
Lalu Klik Count
Inventory
5.
Tampilannya
seperti di bawah ini, masukan jumlah kuantitas (Qty) setiap barang pada kolom counted
6.
Setelah itu klik
Adjust Inventory
7. Jika ada
tampilan seperti di bawah ini, isi dengan Persediaan
Barang Dagangan (1-1300) – Kemudian klik Continue
8.
Lanjut Klik
Opening Balances
9.
Masukan Harga
Beli/unit pada masing-masing item
10. Terakhir klik Record di bawah, untuk menyimpan
11. Selesai~
Nahhhh itu dia langkah-langkah program MYOB dari mulai awal pembuatan data perusahaan baru hingga mengisi ite m list persediaan barang dagang. Next Time, kita bakal belajar tentang menjurnal menggunakan aplikasi ini, memang sedikit agak rumit dan sulit... butt kita jangan pantang menyerah untuk terus belajar yaaa~ Sampai ketemu lagi di lain waktu... bye byee... ^-^
freight tax code pake PPN juga?? bukan N-T
BalasHapus